15 Desember 2019

Bagaimana bisa orang bicara melestarikan alam, sedangkan dirinya belum selaras dengan hukum alam semesta?⁣

Begitulah manusia yang hampir mayoritas terasing dari alunan nada alam semesta. Selaras dengan hukum alam semesta dalam masyarakat Jawa diistilahkan hamemayu hayuning bawono, atau memperindah alam semesta yang sudah indah. Semua ajaran agama mengajarkan manusia agar menjadi “manusia” dan selaras dengan hukum semesta.⁣

Jika kita adalah air, maka hukum semesta adalah aliran air. Jika hukum alam adalah sebuah tembang, maka masing-masing komponen alam termasuk manusia adalah nada. Saling melengkapi membentuk harmoni indah. Namun sayang, manusia lebih kerap menjadi nada sumbang di dalam sebuah alunan lagu semesta yang indah..⁣

Maka ketika seseorang selalu bilang memperjuangkan kelestarian alam, sudahkah ia sebagai manusia juga menyatu dengan hukum alam semesta?Jika belum, tentunya ia hanya menjadi retorika dan pencitraan semata. Realitanya, ia hanyalah satu dari sekian banyak nada sumbang dalam alunan nada alam semesta..

Tinggalkan Balasan