Angon Bebek

Mbah kakung pagi-pagi sudah maringi saya piweling. ⁣⁣

“Hidup seperti orang angon bebek atau penggembala bebek. Si penggembala adalah pikiranmu. Kemanapun bebek berjalan adalah tergantung dari arahan si penggembala. Jadi berhentilah mengubah hidup atau nasibmu. Karena hidup dan nasib digembalakan oleh pikiranmu. Artinya nasib buruk, baik, rejeki, gagal, berhasil adalah buah dari pikiranmu. Karena hukum alam sifatnya tetap.Pikiran menjadi perbuatan, perbuatan yang berulang menjadi kebiasaan, kebiasaan yang mengakar kemudian menjadi kepercayaan atau keyakinan. Keyakinan manusia akan menentukan hidup manusia selanjutnya utowo masa depan. Jadi kaya miskin bukan masalah berapa jumlah uangmu, tapi cara pandangmu dan keyakinanmu terhadap kehidupan itu sendiri. Tidak ada yang namanya cobaan atau rejeki, karena kehidupan mengalir sesuai dengan buah dari keyakinan, perbuatan, dan pikiranmu… “⁣Mbah kakung pun berhenti untuk menyeruput teh tubruk pahit di atas meja, yang semenjak pagi sudah diseduh oleh mbah putri. ⁣⁣

“Le… Kamu tahu kalau orang yang angon bebek dalam bahasa Jawa namanya sontoloyo?”kata mbah kakung tersenyum sembari mengambil kacamata untuk membaca koran. ⁣

Tinggalkan Balasan