Tidak Pernah ada Kematian

Kematian adalah kelahiran, dan kelahiran juga adalah kematian.
Bagaimana bisa?

Ketika setiap manusia memasuki sebuah alam, maka ia mati di alam sebelummya, dan lahir di alam setelahnya.
Jadi ketika seorang manusia di dunia ini mati, ia sedang terlahir di alam selanjutnya.

Kelahiran ditunggu kehadirannya, saat yang lahir dianggap berkah. Kelahiran menjadi berkah saat “yang lahir” dianggap baik.
Jadi jangan menganggap kematian sebagai akhir.

Saya sedikit flash back pada kehidupan kita sebelumnya (yang tidak banyak diketahui), lalu “kita” masuk ke kehidupan dalam perut ibu kita. Kehidupan 9 bulan di dalam perut adalah satu “dunia” tersendiri. Kemudian kita mengalami kematian di alam perut dan mengalami kelahiran di alam dunia. Nanti kita juga akan mengalami kematian alam dunia dan kelahiran di alam setelahnya.
Jadi jika kita mau mengubah sedikit sudut pandang, bagi yang mengalami sendiri, tidak ada yang namanya kematian. Adanya hanya kelahiran…

Kematian hanya sebutan dari orang yang ditinggalkan..Itulah mengapa kita “selalu hidup”

Tinggalkan Balasan