Tuhan Bersemayam dalam Kesunyian

Tuhan.. Anda itu hukum..
Yang tak bicara juga tak menulis..
Yang tak memerintahkan namun menunjukkan..
Yang tak juga ingin dilindungi, namun melindungi..
Susah sekali menyamakan Mu dan sifat-sifat Mu dengan satu pun materi di alam semesta..
Keberadaan Mu ada dan tiada..
Keberadaan Mu ada ketika manusia menyingkap “hijab” Mu dengan kebijaksanaan dan kewelasan..
Dan tiada ketika manusia melihat Mu dengan kasat mata..

Anda hanya bisa dijumpai dalam kekosongan..
Keterbatasan otak manusia mencoba membuatkan Mu simbol untuk menyadari keberadaan Mu..
Dari mulai berhala hingga rumah ibadah..dan semuanya dianggap suci…
Padahal keberadaan Mu tidak melihat suci kotor, tinggi rendah, kanan kiri, maupun benar salah
Semua baik..untuk meninggikan Mu dan berterima kasih atas kewelasan Mu…

Namun manusia lupa bahwa hidup tidak ada yang pasti…yang pasti adalah kematian..
Ketika mereka meninggikan Mu dengan amarah, mereka benar.. karena mereka hanya ingin menghargai Mu… apalagi ketika mereka meninggikan Mu dengan sifat-sifat penyayang Mu..

Semua akan kembali kepada diri mereka masing-masing….
Anda hanya penyaksi dan bukan penghukum..
Segaduh apapun manusia, pohon tetap berbuah, padi tetap menguning, dan air tetap mengalir..

Tinggalkan Balasan